Jumat, 20 November 2015

Es Krim : Toko Oen Malang & Artemy Gelato Malioboro

Halo Halo, di siang yang panas ini Devi mau cerita tentang es krim. Dalam 4 hari di minggu kemarin aku makan es krim di 2 tempat yang hits, yaitu Toko Oen Malang dan Artemy Gelato Jogja. Jauh-jauh benir, Dev? Iya dong jauh, biar keren.

WELKOM IN MALANG
 TOKO “OEN” DIE SINDS 1930 AAN DE 
GASTEN GEZELLIGHEID GEEFT 

Jum’at pagi aku sama adik sampai di Malang, setelah dapet motor sewaan kita lanjut ke alun-alun Kota Malang. Berhubung pagi itu kita cuma baru sarapan roti dan kerupuk jadi kita laper dong, pengen sarapan dong, lanjutlah kita ke Toko Oen, sarapan es krim jam 9 pagi, wow kan ya. Lokasinya deket banget sama alun-alun malang, salto tiga kali langsung sampai, tapi tidak disarankan untuk yang bukan ahli. Pokoknya sejejeran Masjid besar, terus Gereja terus nyebrang, ada beberapa bangunan, sampe deh. Di seberangnya ada McD dan KFC dan sepertinya anak muda akan lebih milih 2 fast food impor tersebut dari pada Toko Oen.



Toko Oen bukan sekedar toko dimana kita beli terus langsung pulang, tapi kita bisa nongkrong kece makan es krim, kue-kue, atau cake. Kalau mau makanan berat juga ada, dari makanan Indonesia sampai makanan ala noni Belanda. FYI, ada beberapa makanan berat mengandung Babi.



Toko Oen adalah salah satu toko yang JA to the DOEL a.k.a lawas, yang pastinya keliatan banget dari tulisan yang di-capslock di atas dan juga interiornya, meja bulat dikelilingin kursi rotan rendah warna pastel yang enak buat santai-santai, etalase kaca yang bingkainya kayu, dan dari luar pun keliatan bangunannya gaya lama dengan cat putih gading dan hijau. Pelayannya pakai seragam putih hitam model lama seperti yang banyak diulas di blog lain, tapi pas kita kesana ada juga mbak yang pakai baju batik.



Berhubung agak ngeri liat kandungan dan harga makanannya, jadi kita pesen es krim aja. Aku pesen Tutty Fruity dan adik pesen Tropical apa gitu namanya. Ngga lama pesenan kita datang, tutty fruity itu bentuknya ¼ bola, warna cokelat di luarnya dan vanila di bagian dalemnya, wadahnya di priring kecil. Tekstur es krimnya berasa kres kres es, ngga creamy kayak walls, tapi enak juga, di rasa vanilanya ada kismisnya. Es krimnya ngga gampang meleleh, tapi kalo jualannya di Gunung Putri aku yakin bakal cepet meleleh 3 kali lipat. Harganya 33k, mahal ya, jadi cukup untuk mengobati rasa penasaran saja. Nah, kalo yang punya si adik, di gelas berkaki, ada 2 scoop es krim rasa gula aren dan warna putih yang sepertinya vanilla, di bawahnya ada buah-buahan dipotong kecil, di atasnya dihias cone dan whipped cream. Harga 38k (kalo ngga salah inget).

tripadvisor.in 






Lanjut ke ARTEMY GELATO, Minggu malam di Jogja, sambil nunggu teman, aku dan adik merapat ke Artemy, penasaran dari dulu, cuma rasanya ko lupa terus kalau mau icip. Lokasinya di pinggir jalan samping McD Mall Malioboro, deket Hotel Ibis, dekat jalan raya Malioboro, alamat lengkapnya Jl. Perwakilan No.05, gampang kalau mau cari. Minggu malam, waktu kita kesana tempatnya sepipipi. Interiornya manis minimalis, meja bundar dikelilingin 4 kursi kayu, enak buat hangout sama temen terdekat, dan cukup hangat walaupun kita makan es krim. Di luar juga ada beberapa meja buat yang mau makan es krim ditemenin angin sepoi-sepoi.

kotajogja.com 


Harga per scoop gelato ada yang 11k, 13.5k, dan 15k. Aku pesen rasa kiwi dan ade pesen yang hazelnut, kita bisa pilih mau pakai cone atau cup. Berhubung cupnya dari plastic dan ngga bisa dimakan jadi kita pilih pakai cone, harga 3.5k. Harganya masih masuk akal ya, walaupun masih di atas harga es krim di pasaran. Rasa kiwinya asem, hazelnutnya kaya ada kres kres nut-nya, enak. Rasanya creamy, walaupun ga se-creamy es krim walls. Rasa lainnya ada vanilla, lemon, red velvet, dan lainnya.

waymagz.blogspot.com 


Pas kita lagi makan es krim barulah berdatangan pembeli, mungkin karena kita datang pas baru selesai magrib kali ya jadi ngga ada pelanggan. Tapi tetep we nya, sepi, ngga penuh kayak McD di sebelah. Karena sepi itulah jadinya nyaman, ngga berisik. Ngobrol sama temen pun jadi ngga terganggu.

Di Artemy ini ngga cuma ada es krim, sebelumnya kan di sebelah ada Artemy coffee shop yang kata Mbak-nya sekarang udah ngga ada dan dijadiin satu disitu, jadi aku punya asumsi sotoy kalau di Artemy Gelato juga jual kopi. Diterima ya asumsinya. Nah, di etalase ada juga cheese stick pastry 16k/5 pcs, tapi aku ngga beli soalnya bisa bikin sendiri nanti di rumah, atau nanti bikinanku dijual aja ya >.< Oke, sekian perburuan es krimnya. Nantikan perburuan selanjutnya. See you.

(Juga di-publish di www.kompasiana.com/devijuniarsih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar